17. Aku bukan malas, hanya takut gagal

Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya.

Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂

Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik chapter di bawah ini:

  1. Aku sama sekali nggak good-looking.
  2. Tapi, kenapa yang good-looking yang selalu dipilih?
  3. Tenang, good-looking bukan segalanya, kok.
  4. Lalu, siapa yang mau menerimaku, jerawatku, dan lemak berlebih di tubuhku?
  5. Lihat, pada akhirnya, dia meninggalkanku dan memilih yang lebih good-looking.
  6. So, I still hope someone can tell me I’m beautiful.
  7. Karena ini adalah generasi glow-up.
  8. Okay, I’m not pretty, and that’s pretty fine.
  9. Tapi, fisikku selalu dihina.
  10. Karena mereka lebih suka kalau aku good-looking.
  11. Halaman untuk self-love!
  12. Latihan bodo amat!
  13. Aku kayaknya emang nggak bisa apa-apa, deh.
  14. Please, aku butuh lebih dari sekadar kata-kata motivasi.
  15. Skill apa, ya, yang cocok buat aku?
  16. Sebab, aku nggak tahu harus mulai dari mana.
  17. Aku bukan malas, hanya takut gagal lagi.
  18. Aku bukan malas, hanya sering nggak mood.
  19. Sudah di fase: terlalu capek mencoba.
  20. Sampai-sampai aku nggak tahu apa lagi mimpiku.
  21. Tapi, aku malu, belum bisa membanggakan orangtuaku.
  22. Orangtuaku punya pilihan yang berbeda dengan mimpiku.
  23. Dan, aku masih saja jadi pengangguran.
  24. Mungkin, aku selalu kalah sama orang dalam.
  25. Tapi, menurutku, kamu bukan pengangguran, kok.
  26. Usia sudah segini, tapi belum sukses-sukses juga.
  27. Supaya nggak insecure sama omongan orang.
  28. Aku sudah kalah jauh dari teman-temanku.
  29. Jujur, aku iri dengan pencapaian teman-temanku.
  30. Temanku lebih sukses. Temanku lebih kaya. Temanku lebih good-looking.
  31. Dan, aku ingin sukses seperti teman-temanku.
  32. Kamu nggak harus lolos PTN untuk sukses.
  33. Kok, aku bodoh banget, sih?
  34. Kamu nggak harus jadi orang hebat dulu untuk jadi orang berguna.
  35. Insecure karena candaan teman.
  36. Insecure karena gagal terus.
  37. Kamu nggak harus jadi CEO untuk sukses.
  38. Usia segini, tapi belum juga menikah.
  39. Nggak ada yang bisa dibanggakan dari diriku.
  40. Jika ini hari terakhirku.
  41. Tapi, aku sudah kebanyakan dosa.
  42. Sejujurnya, aku capek insecure terus.
  43. Tapi, kita butuh insecurity.
  44. Potensi yang tersia-siakan karena insecurity.
  45. Insecurity is my middle name.
Sebelumnya
Selanjutnya
error: Not Allowed