Text
Tapi, nggak semua yang kamu perjuangkan hari ini harus langsung dapat balasannya hari ini pula.
Bibit yang kamu siram hari ini nggak akan langsung tumbuh keesokan harinya.
Nggak semua jawaban harus ada hari ini. Nggak semua hikmah harus tahu hari ini.
Pohon kurma butuh lebih dari empat tahun untuk berbuah. Bahkan, butuh lebih dari tujuh tahun agar bisa dipanen. Tapi, lamanya proses ia bertumbuh, nggak menjadikannya tumbuhan yang sia-sia. Ia adalah pohon yang bisa bertahan hidup selama 150 tahun. Belum lagi manfaat luar biasa dari buah-buahnya.
Aku harus melalui rentetan kegagalan untuk sampai sini. Gagal masuk perguruan tinggi negeri. Cuma lulusan universitas swasta biasa. Nggak dapat kerja selama tiga tahun. Sekalinya dapat kerja, harus berhenti di tahun kedua karena masalah finansial perusahaan. Butuh sekitar sepuluh tahun sampai aku duduk di sini, menuliskan baris ini untukmu. Dan, beberapa tahun lalu, aku nggak pernah menyangka ada begitu banyak buah yang bisa kamu petik dari tulisan-tulisanku.
Teman-temanmu yang kamu iri melihat pencapaiannya, kamu nggak tahu berapa lama mereka berjuang dan susah payah.
So, my friend, nggak semua perjuangan harus berbuah cepat.
Hal-hal baik butuh waktu.
Sabar, ada waktunya.
Dan, kalau kamu merasa kayak, “Aku udah puluhan tahun berjuang, tapi gitu-gitu aja,”
well, temanku,
nggak semua balasan harus di dunia ini.
Nanti, ada kehidupan akhirat yang lebih kekal.
Mungkin, balasan baiknya ada di sana.
“Dan, sungguh, kelak, Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.”
[Adh Dhuha: 5]