16. Sebab, aku nggak tahu harus mulai dari mana Text PDF Mungkin, kamu punya mimpi yang begitu besar. Begitu besar sampai-sampai kamu bingung bagaimana harus memulainya. Seperti bermimpi setinggi langit, tetapi saking tingginya langit itu, nggak tahu bagaimana harus mencapainya. Hanya mampu berdiri di atas tanah, menatap langit yang begitu jauh. Apakah kamu melihat mimpimu seperti itu? Apakah kamu melihat
Read More
17. Aku bukan malas, hanya takut gagal Text PDF Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya. Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂 Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik chapter
Read More
18. Aku bukan malas, hanya sering nggak mood Text PDF Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya. Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂 Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik
Read More
19. Sudah di fase: terlalu capek mencoba Text PDF Mengejar mimpi itu ibarat menggali sebuah harta karun. Kamu harus terus menggali, menggali, menggali. Capek, stres, kehilangan arah dan harapan. Pada saat-saat seperti itu, kamu merasa ingin menyerah saja, protes tentang hidup, marah pada takdir Allah. Tapi, itu nggak membuat harta karun bangkit dari dalam tanah. Kamu harus terus menggali, menggali,
Read More
20. Sampai-sampai aku nggak tahu apa lagi mimpiku Text PDF Sebenarnya, kamu nggak ‘butuh’ punya cita-cita untuk melanjutkan hidup. Ya, baguslah kalau kamu punya plan untuk masa depanmu. Tapi, kalau kamu benar-benar nggak tahu apa mimpimu, well, sebenarnya kamu punya. Kamu cuma nggak sadar. Kok, aku bisa bilang gitu? Karena, sebenarnya, kita semua, tuh, sudah punya mimpi, sudah punya cita-cita
Read More
21. Tapi, aku malu, belum bisa membanggakan orangtuaku Text PDF Aku malu sama orangtuaku. Aku nggak peduli sama teman-temanku yang sukses lebih dulu. Aku nggak peduli sama mereka yang glow-up. Aku cuma iri sama mereka yang sudah bisa membanggakan orangtua mereka. Membelikan mereka rumah yang layak. Menghajikan dan mengumrohkan mereka. Atau, nggak perlu sejauh itu. Setidaknya, membuat mereka tersenyum. Membuat
Read More
22. Orangtuaku punya pilihan yang berbeda dengan mimpiku Text PDF Orangtuamu pengin kamu jadi apa? Misal, orangtuamu pengin kamu jadi PNS. Kira-kira apa alasannya? Coba kamu list. Mungkin: Mencerminkan kesejahteraan hidup — di masa lalu. Nyaris nggak bisa dipecat. Mendapatkan uang pensiun, jadi lebih ‘terjamin’ di masa tua. Biar kayak orang ‘jadi’, pakai seragam, ke kantor. Tapi, kamu nggak mau jadi PNS
Read More
23. Dan, aku masih saja jadi pengangguran Text PDF Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya. Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂 Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik chapter
Read More
24. Mungkin, aku selalu kalah sama orang dalam Text PDF Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya. Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂 Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik
Read More
25. Tapi, menurutku, kamu bukan pengangguran Text PDF Hai, ini aku Alvi—penulis buku ini. Khusus chapter ini hanya eksklusif berada di buku. Mungkin, kamu ingin memberi bukunya kesempatan? Kamu bisa membelinya di keranjang kuning di bawah ini, ya. Atau, ingin lanjut baca? Silakan, dan selamat membaca! 🙂 Berikut daftar chapter yang bisa kamu baca secara gratis dengan mengklik chapter di
Read More