1. You’re So Toxic and Manipulative, I Hate You So Much

1. You’re So Toxic and Manipulative, I Hate You So Much Text PDF Turutberdukacitaatasmeninggalnyakewarasanmentalmu. Pembunuhnya? Siapa lagi. Sudah jelas. Dia — orang paling toxic dan manipulatif di hidupmu. Dia adalah orang yang kamu anggap penting di hidupmu, tapi dia membuatmu seperti orang yang tidak penting di dunia ini. Dia adalah orang yang kamu sayang, tapi dia membuatmu merasa tidak layak disayang oleh
Read More

2. Tapi, Dia Bilang Aku yang Toxic!

2. Tapi, Dia Bilang Aku yang Toxic! Text PDF Bayangkan aroma hujan, langit mendung, dan semilir angin. Itulah yang kamu lihat dan rasakan setelah membuka pintu tadi. Lalu, aku berkata, “Lihatlah ke sisi kiri.” Dan, kepalamu menoleh. Melihat sebuah gerbang. Sebuah gerbang berbentuk hati. Berukuran raksasa. Di tengah hati raksasa itu, ada sebuah patahan. Membuatnya terlihat seperti hati yang patah.
Read More

3. Apa Mungkin Aku Juga Toxic?

3. Apa Mungkin Aku Juga Toxic? Text PDF “Apa? Kamu bilang aku toxic?” “Iya.” “Aku?” “Iya.” “Kok bisa? Kenapa? Selama ini, aku jadi korbannya, aku yang selalu memaklumi, mengalah, memahami dia. Aku selalu memberi dan memberi. Aku selalu memaafkan dan memaafkan. Aku selalu baik, peduli, dan tetap ada. Sekarang, kamu bilang aku yang toxic?” “Dan, itulah kenapa,” ucapku pelan, “kamu
Read More

4. Dia Baik, tapi Manipulatif.

4. Dia Baik, tapi Manipulatif. Text PDF Rasanya seperti melihat Piramida kuno di Mesir. Tetapi, bangunan piramida di depanmu tidak terbuat dari bebatuan. Melainkan cermin. Piramida cermin. Dinding yang melapisinya, pintu masuknya — semuanya cermin. Tapi, cerminnya kotor. Bekas aliran air yang mengering tanpa pernah dibersihkan, debu-debu yang menempel, dan embun di cermin yang membuat pantulanmu buram. “Kita harus masuk ke sini,”
Read More
error: Not Allowed