6. Latihan mengapresiasi diri sendiri

Beberapa Overthinking datang dari trauma masa kecil.

Trauma yang mungkin nggak terasa seperti trauma. Mendarah daging dalam bisikan Overthinking. Menjatuhkan rasa percaya diri. Dihantui rasa takut.

Seakan-akan kamu adalah orang yang nggak layak, hanya karena kamu belum berhasil membuat keluargamu senang.

Maka dari itu, kamu butuh latihan mengapresiasi diri sendiri. Kamu butuh mengetahui nilai dirimu.

Jadi, kalau sewaktu-waktu, Overthinking tentang kegagalan datang lagi, kamu genggam tanganmu, dan sampaikan kepada dirimu sendiri.

“Nilai diriku nggak terletak pada hasil. Berhasil atau gagal, nilai diriku lebih besar dari itu, lebih berharga dari itu.”

“Nilai diriku nggak ditentukan berdasarkan di mana aku sekolah, di mana aku kuliah, posisi apa aku menjabat.”

“Nilai diriku nggak ditentukan berdasarkan jumlah pencapaian yang aku punya.”

“Nilai diriku nggak ditentukan berdasarkan nominal uang yang aku punya di bank.”

“Karena nilai diriku terletak pada bagaimana aku menghabiskan hari-hariku. Nilai diriku terletak pada apa yang aku perjuangkan dan bagaimana aku memperjuangkannya.”

“Aku bisa jadi orang yang paling kaya, paling sukses, paling berprestasi, tapi kalau aku menghabiskan hari-hariku cuma di tempat tidur, scrolling media sosial, bergelimang dalam kenyamanan, then where is my value? What is my value?

“Nilai diriku tidak ditentukan pada hal-hal eksternal.”

Sekarang, giliran aku yang mengapresiasi kamu. 🙂 

Mungkin, kamu belum mendapat kesuksesan yang megah atau prestasi yang menakjubkan, tapi kamu menjalankan proses yang berharga:

Perjalanan memperbaiki diri. Petualangan mencari nilai diri. Pertarungan melawan Overthinking

It’s a very special process, lho. Kamu punya pilihan untuk jadi orang yang seperti kemarin. Kamu punya pilihan untuk tetap skeptis sama apa yang ditulis di sini. Kamu punya pilihan untuk nggak membaca buku.

But you don’t.

You’re trying, you’re progressing,

and I…

I appreciate you. I appreciate you so much for what you’re becoming. You should, too.

Sebelumnya
Selanjutnya
error: Not Allowed