11. selalu aku yang effort lebih

Aku yang paling berjuang dalam pertemanan ini.

Kalau aku nggak chat,
mungkin kita nggak akan pernah bicara.

Kalau aku nggak ajak main,
mungkin kita nggak akan pernah ketemu.

Aku menatap matanya saat dia bercerita,
dia menatap ponselnya saat aku bercerita.

Aku membawa sinar matahari di hari mendungnya,
tapi dia nggak pernah peduli pada hari mendungku.

Pertemanan ini nggak adil,
tapi aku nggak punya banyak teman.

Tapi, aku capek.

Kamu pernah ngerasa kayak tadi?

Oke, I get it: itu emang nggak adil, dan kamu nggak layak diperlakukan seperti itu, all you did was kindness.

Tapi, aku punya kabar baik buat kamu.

Ketika kamu menyerahkan 100 energi untuk pertemanan ini, tapi dia hanya memberikan 20, nggak apa-apa.

Kamu bakal menemukan 80-nya di pertemanan lain.

Atau, mungkin kamu menemukan 80-nya di hal-hal lain:

seperti, mimpi yang sedang kamu kejar, jadi mudah.
seperti, pahala yang kamu lebih butuh dari apa pun.
seperti, kasih sayang Allah yang jauh lebih baik.

Allah nggak akan menzalimi hamba-Nya. Kebaikan yang kita berikan akan ada ganjarannya. Meski kita nggak tahu dalam bentuk apa, tapi kita harus percaya itu.

Jadi, please, jangan turunkan standar kebaikan kamu hanya karena satu-dua orang yang punya standar kebaikan yang rendah.

You, stay kind.

Tapi, kamu selalu punya pilihan untuk meminimalisir kebaikanmu.

Kalau kamu nggak mampu menerima rasa sakit dari ketidakadilan ini, you always have the choice to minimalize your kindness, and that’s okay.

Tapi, kalau kamu nggak menurunkan standar kebaikanmu…

… balasannya juga beda.

p.s.
jadi orang baik, tapi tetap hati-hati, ya.

Sebelumnya
Selanjutnya
error: Not Allowed